Tampilkan postingan dengan label mata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mata. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 September 2014

Riset Ditemukan Bagian Baru di Mata Manusia


Tim peneliti asal University of Nottingham, Inggris, telah menemukan bagian baru di dalam tubuh manusia, tepatnya tersembunyi di dalam mata. Bentuk bagian itu itu adalah sebuah lapisan yang terletak jauh di dalam kornea mata. Tebalnya hanya 0,01 milimeter.

Menurut para ahli, seperti dikutip harian Daily Mail, riset ini bisa memicu penulisan ulang atas buku-buku ilmiah yang menjelaskan bagian mata. Bagian yang baru ditemukan itu diberi nama "Lapisan Dua," yaitu mengikuti nama belakang ketua tim peneliti, Profesor Haminder Dua.

Lapisan Dua diyakini bisa menjelaskan seluk-beluk penyakit mata. Penyakit itu sampai sekarang belum diketahui dari mana asalnya.

Menurut Dua, peneliti University of Nottingham, lapisan yang mereka temukan adalah penemuan besar dalam dunia Oftalmologi yang menjelaskan tentang anatomi, fisiologi, dan penyakit mata. "Kini saatnya menulis ulang buku-buku tentang Oftalmologi," kata Dua.

Setelah mengidentifikasi lapisan baru itu, para peneliti dapat meriset lebih dalam demi menemukan cara operasi mata yang lebih aman. Dari perspektif klinis, ada banyak penyakit yang berasal dari bagian belakang kornea. Sekarang, dokter-dokter di dunia sudah dapat meminimalisir kesalahan operasi setelah mengetahui adanya lapisan Dua.

Sebelumnya, para ahli mata hanya mengetahui lima bagian yang terletak di belakang kornea. Mereka adalah epithelium, lapisan bowman, stroma, membran descemet, dan endothelium. "Lapisan Dua terletak di antara stroma dan membran descemet," ungkap Dua.

Para ahli mengatakan, penemuan terbaru ini akan berdampak pada kemajuan pemahaman dari sejumlah gangguan kornea.



Sumber : http://riaudaily.com/berita/detail/1306/2013/06/18/riset:-ditemukan,-bagian-baru-di-mata-manusia#.UcDaF-e-pQs
Read More..

Senin, 03 Maret 2014

Tato Bola Mata Jadi Trend Dalam Penjara


Tato bola mata 2
Tato bola mata menjadi trend bagi para banduan di AS
Banyak dari kita tidak mengetahui tentang trend yang berkembang di balik jeruji besi penjara, tapi ada dua hal yang paling menonjol di kalangan banduan yaitu Tatoo dan tindik tubuh atau Body Piercing.
Namun dua orang tahanan yaitu David Boltjes dan Paul Inman, telah memulai sebuah tren lain yaitu tato mata, dimana orang dapat mengubah warna bola matanya menjadi berwarna biru atau bahkan merah.

Ketika ditanyai mengapa ia akan melakukan hal tersebut untuk dirinya, David Boltjes yang mentato matanya menjadi berwarna merah secara puitis berkomentar.
“Anda tidak boleh bertanya mengapa … pertanyaan sesungguhnya adalah mengapa tidak,” tuturnya.

Sesama banduan lainnya, Paul Inman yang mentato matanya dengan warna biru menjelaskan bahawa sekarang, tak seorang pun di dunia ini yang memiliki warna yang sama dengan dia.
Namun kedua orang ini tidak mengatakan bagaimana mereka bertinjauan mewarnai bola mata mereka, tetapi keduanya sepakat menjawab bahawa proses pembuatan tato itu sangat menyakitkan. manadotoday
Read More..

Rabu, 18 Desember 2013

Lelaki Ini Kerja Kutip Mayat Sebagai Mata Pencarian

Percaya atau tidak mencari mayat telah menjadi rutin harian seorang lelaki bernama Wei Xinpeng. Dia telah bertahun-tahun melakukan pekerjaan tersebut dengan tekun meskipun kedengaran sangat aneh.

Wei Xinpeng, lelaki separuh umur yang biasa memburu mayat di Sungai Kuning. Wei, seperti diungkapkan oleh portal berita BBC, kerap memulakan aktivitinya dengan melepak sambil merokok di tepi sungai kuning. Matanya tetap tajam mengamati aliran Sungai Kuning yang keruh. Dia yakin, sungai itu pasti selalu menyimpan mayat manusia, entah korban kecelakaan, dibunuh, atau pun bunuh diri.
Lelaki berusia 55 tahun itu seperti telah hafal betul aliran sungai Kuning, dan dia faham dengan melihat ke mana arus membawa mayat-mayat yang tenggelam di sungai itu. Biasanya, Wei mendayung perahunya ke satu jambatan kecil di hilir. Di sana, biasanya mayat tersangkut di celah besi jambatan. Dalam tujuh tahun terakhir, mencari mayat kini adalah kegiatan rutin Wei. Dia menjual penemuannya (mayat) itu ke ahli keluarga mangsa. “Saya memberi penghargaan kepada si mayat,” ujarnya seperti dilansir BBC.
Wei mengaku telah mengumpulkan lebih 500 mayat dari dasar sungai. “Orang-orang ini mati dengan cara menyedihkan,” ujar Wei. Dia mengumpulkan mayat penemuannya itu di satu teluk kecil yang tidak dibawa arus. Mayat-mayat beragam bentuk itu dikumpulkan di sana. BBC melaporkan, di teluk kecil itu ada empat mayat yang tubuhnya telah kaku, dengan kepala tertelungkup ke bawah. Setiap kali berhasil menangguk mayat, Dia menyebut ciri fisikal mayat itu, sehingga ahli keluarga yang bersangkutan dapat segera mengenalinya. Biasanya, ahli keluarga si mayat akan menelefon Wei, dan meminta dihantarkan ke tempat dia menyimpannya.
Wei membawa ahli keluarga si mayat ke teluk kecil itu. Dia membalikkan tubuh si mayat agar wajahnya dapat terlihat. Jika ahli keluarga si mati ingin membawanya pulang, maka mereka harus membayar wang (sebangai penat lelahnya) lebih dari US$500, Wei mengatakan, selama ini dia telah menjual sekitar 40 mayat. Tapi kadang2, keluarga si mayat enggan membayar, dan pulang tanpa membawa jenazah yang ditemui Wei. “setelah Mereka melihat sebentar, lalu pergi tanpa berkata apa-apa. Mereka tak membawanya pulang,” ujar Wei.
Jika sudah begini, Wei terpaksa harus menguburkan mayatnya secara pantas. Soalnya, pemerintah akan membiarkan mayat yang ditemuai membusuk tanpa melakukan apapun. Wei mengatakan apa yang dia lakukan bukan semata-mata kerana wang, tapi kerana alasan lebih pribadi. Dia pun berkisah. Pekerjaan ini, kata Wei, bermula dari usahanya untuk mencari anaknya sendiri, yang tenggelam di Sungai Kuning. “Anak saya tenggelam di sungai ini dan saya tidak dapat menemui mayatnya. Sangat menyakitkan. Itu sebabnya saya melakukan pekerjaan ini,” ujar Wei. Putra Wei sampai sekarang belum ditemui. sumber

Read More..